SoMadZ

Welcome to my blog page. This is about me and anything about us

Monday, November 29, 2004

10 Pemahaman cinta....

Ketika seorang bijaksana berfikir tentang Cinta iamenemukan 10 kunci "Kebijaksanaan Cinta"dalam kehidupannya, saat itu aku hendak berpaling dan pergi namun ia menepuk pundakku sambil berkata "Jangan pernah kamu melupakan kesepuluh kunci ini ketika kamu mulai berfikir untuk mencintai seseorang",
  1. Sangatlah menyakitkan mencintai seseorang,tetapi tidak dicintai olehnya. Tetapi adalah lebih menyakitkan bila mencintai tetapi tidak memiliki keberanian untuk menyatakannya.
  2. Hanya perlu satu menit untukmenghancurkan seseorang karena cinta, satu jam untuk menyukai seseorang atau satu hari untuk mencintainya,tetapi membutuhkan waktu seumur hidup untuk memulihkan luka-luka karena cinta. Melupakan bukan selalu berarti memaafkan. maka jangan pernah lari dari kenyataan cinta.
  3. Mungkin Tuhan menginginkan kita untuk bertemu dengan orang yang tidak tepat sebelum kita menemukan orang yang tepat. Supaya ketika kita bertemu dengan orang yang tepat kita akan sadar betapa berharganya anugerah itu.
  4. Cinta adalah ketika kamu menerima seluruh kelemahan kekasihmu, memeluknya sambil berkata "apapun yang terjadi aku tetap mencintai kelemahan mu" dan selalu ada air mata yang menyertai "Aku Cinta Padamu".
  5. Benarlah bahwa kita tidak tahu apa yang kita dapatkan sampai kita kehilangan itu, Tetapi benar juga bahwa kita tidak tahu apa yang hilang sampai itu ada. maka sadarlah yang terbaik adalah yang Tuhan berikan bagi kita.
  6. Jangalah mengharapkan cinta sebagai balasan, tunggulah sampai cinta itu bertumbuh dalam hatinya, jika tidak pastikan bahwa cinta itu tetap tumbuh dalam hatimu. Cinta yang murni adalah cinta yang hanya mengenal satu kata "Memberi"
  7. Ada hal yang ingin kamu dengar dari dia, tetapi dia diam seribu bahasa, walau demikian janganlah kamu menjadi tuli ketika seseorang meneriakkan cinta dihatimu.
  8. Jangan pernah berkata "Selamat tinggal" jika hatimu masih ingin mencobanya, jangan menyerah ketika kamu merasa masih dapat maju. Jangan pernah berkata "Aku tidak mencintaimu lagi" kalau kamu tidak dapat membiarkannya pergi untuk selamanya
  9. Cinta datang kepada mereka yang masih mempunyai harapan, walaupun 1001 kali mereka dikecewakan, kepada mereka yang masih percaya meskipun mereka telah dikhianati,Kepada mereka yang memiliki keberanian untuk membangun kepercayaan "sekali lagi" ketika kekecewaan itu ada.
  10. Permulaan cinta adalah membiarkanmerekayang kita cinta menjadi diri mereka sendiri,Orang berbahagia karena Cinta tidak pernah memiliki seluruh apa yang mereka impikan,mereka hanya melakukan 1 hal yaitu cinta yang cukup untuk menutup kelemahan kekasih mereka

fs bulletin

Thursday, October 14, 2004

10 Investasi Utama

Jika teman-teman mau berinvestasi, saya pikir ini saran yang baik dan aman untuk berinvestasi. Selain berlaku untuk anda yang sedang meniti karier di perusahaan, maupun yang mempunyai bisnis pribadi. Mudah-mudahan pendapat yang dikemukakan Todd Duncan, ini menjadi salah satu inspirasi kita untuk mencapai kesuksesan di puncak.

Pertama, Investasi dalam hubungan dengan orang-orang yang dikasihi.
Apalah artinya sukses, jika kesuksesan itu tidak dapat dirasakan oleh
orang-orang yang kita sayangi. Karier memuncak, tetapi keluarga amburadul,
teman-teman menjauh. Semua akan berakhir sebagai orang kaya yang menjalani
kehidupan miskin.

Kedua, berinvestasi pada program pengembangan pribadi jangka panjang.
Aset terbesar bisnis kita, adalah mendapat kepercayaan dari pelanggan dimulai
dari "SIAPA KITA". Pertumbuhan bisnis kita akan berbanding lurus dengan
kemampuan kita memaksimalkan potensi pribadi.
Bagaimana caranya...? Ada tiga cara yang musti teratur kita lakukan:
1. Pelatihan menyeluruh; Ini sebagai dasar untuk membangun. Misalnya dengan satu seminar, pelatihan di camp-camp, atau buku-buku yang mengajarkan pelatihan
sesuai bidang kita.
2. Bimbingan bulanan; Pilih satu atau dua pembimbing, baik langsung, malalui
kaset, vcd, dan buku-bukunya.
3. Sumber Daya sesuai bidang; Dengarkan kaset, lihat VCD, baca majalah, dan
manfaatkan IT, yang bersifat menambah semangat agar kurva pertumbuhan terus
meningkat.

Ketiga, berinvestasi dalam seorang pembimbing sesuai bidang.
Pembimbing yang dimaksud adalah seorang mitra yang lebih berkompeten, yang akan
mengajak kita mendaki, membimbing supaya jika kita jatuh, tidak fatal.

Keempat, berinvestasi melalui asisten yang kompeten.
Kemungkinan besar, semakin mendekati puncak semakin banyak waktu yang kita
butuhkan. Didiklah seseorang atau beberap orang untuk menguasai beberapa
pekerjaan yang biasa anda lakukan, dan mulai dengan mempelajari atau
mengembangkan hal-hal baru.

Kelima, berinvestasi dalam citra pribadi.
Citra apa yang akan kita patrikan dalam benak pelanggan?! Citra negatif kita di
benak pelanggan, hanya akan menghalangi kelangsungan hubungan kita dengan
mereka, dan itu berarti menghambat pendakian kita.

Keenam, bernvestasi dalam rencana keuangan pribadi.
Tidak selamanya perusahaan atau pemerintah akan menjamin keuangan kita.
Kesuksesan jangka panjang bisnis kita tergantung pada kemampuan kita
menginvestasikan kembali uang dengan bijaksana sambil menjaga pertumbuhannya.
Segera lunasi hutang-hutang, dan mulailah hidup sederhana.

Ketujuh, berinvestasilah dalam program olah raga.
Apa gunanya harta melimpah, jika sebentar-sebentar harus ke dokter. Atau malah
pekerjaan akan terganggu karena badan kurang vit, kesehatan terganggu, dll.
Mulailah membatasi waktu kerja dan ganti dengan investasi pada program olah
raga. Selain mendapat kesehatan, anda akan mendapat teman baru (pelanggan baru,
red.)

Kedelapan, berinvestasi dalam program retensi klien.
Mendapatkan klien jauh lebih mudah dari memelihara bahkan menjadikannya loyal.
Kebanyakan orang lebih mengutamakan terjadi penjualan atau transaksi terhadap
klien-nya. Tetapi, ketika prospek itu mulai berkurang atau hilang, putus juga
hubungan. Bukankah semakin banyak teman, semakin banyak kemungkinan juga...?

Kesembilan, berinvestasi dalam perpustakaan.
Menjadi siapa anda besok, sangat erat hubungannya dengan buku-buku yang anda
baca hari ini. Kenapa tidak memulai menyisihkan uang untuk membeli buku anda,
istri, dan anak-anak. Jika investasi untuk pendidikan kecil, bisa dibayangkan
hasilnya pun akan kecil. Itu sebabnya Indonesia juga nggak maju-maju, wong dana
pendidikannya keciiil buanget..

Kesepuluh, berinvestasi dalam teknologi.
Tidak dapat dipungkiri, bahwa kemajuan teknologi semakin cepat. Telephone,
internet, web site, dan lain-lain. Ikutilah perkembangannya dengan melibatkan
diri kedalamnya.

Sumber: High Trust Selling oleh Todd Duncan

Wednesday, October 13, 2004

If You Are!

Jika anda tinggal di rumah yang baik, memiliki cukup makanan dan
dapat membaca ... anda adalah bagian dari kelompok terpilih.

Jika anda bangun pagi ini dan merasa sehat ..
anda lebih beruntung dari jutaan orang yang mungkin tidak akan
dapat bertahan hidup minggu ini.

Jika anda tidak pernah merasakan bahaya perang, kesepian karena
dipenjara, kesakitan karena penyiksanaan, atau kelaparan ..
anda berada selangkah lebih maju dibandingkan 500 juta orang di
dunia.

Jika anda dapat menghadiri pertemuan politik atau keagamaan tanpa
Merasa takut akan dilecehkan, ditangkap, disiksa, atau mati ..
anda beruntung, karena lebih dari 3 milyar orang di dunia tidak
dapat melakukannya.

Jika anda memiliki makanan di lemari pendingin, baju-baju di
lemari pakaian, dan memiliki atap yang menaungi tempat anda beristirahat ...
anda lebih kaya dari 75% penduduk di dunia ini.

Jika anda memiliki uang di bank, di dompet, dan mampu
membelanjakan sebagian uang untuk menikmati hidangan di restoran ..
anda merupakan anggota dari 8% kelompok orang-orang kaya di dunia.

Jika orang tua anda masih hidup & menikmati kebahagiaan kehidupan
pernikahan mereka ...
maka anda termasuk salah satu dari kelompok orang yang
dikategorikan langka.

Jika anda mampu menegakkan kepala dengan senyuman dibibir dan
merasa benar-benar bahagia ...
anda memiliki keistimewaan tersendiri, karena sebagian besar orang
tidak memperoleh kenikmatan tersebut.

Jika anda dapat membaca pesan ini......
anda baru saja menerima karunia ganda, karena seseorang memikirkan
anda, dan anda jauh lebih beruntung dibandingkan lebih dari 1 milyar orang
yang tidak dapat membaca sama sekali
Semoga anda menikmati hari yang indah ini.
Hitunglah karunia keberuntungan anda, dan sampaikan hal ini kepada
orang lain untuk mengingatkan bahwa sebenarnya, kita adalah orang-orang
yang sangat beruntung.

Dengan bersyukur, anda akan lebih menikmati hidup yang hanya
sebentar ini.

Resonansi Sep04

Monday, August 30, 2004

Menjadi Seorang Profesional

Menjadi seorang professional bukanlah pekerjaan yang mudah. Untukmencapainya, diperlukan usaha yang keras, karena ukuran profesionalitasseseorang akan dilihat dua sisi. Yakni teknis keterampilan atau keahlianyang dimilikinya, serta hal-hal yang berhubungan dengan sifat, watak, dankepribadiannya. Paling tidak, ada delapan syarat yang harus dimiliki oleh seseorang jika ingin jadi seorang professional.
  1. Menguasai pekerjaan. Seseorang layak disebut professional apabila ia tahu betul apa yang harus iakerjakan. Pengetahuan terhadap pekerjaannya ini harus dapat dibuktikandengan hasil yang dicapai. Dengan kata lain, seorang professional tidakhanya pandai memainkan kata-kata secara teoritis, tapi juga harus mampumempraktekkannya dalam kehidupan nyata. Ia memakai ukuran-ukuran yang jelas,apakah yang dikerjakannya itu berhasil atau tidak. Untuk menilai apakahseseorang menguasai pekerjaannya, dapat dilihat dari tiga hal yang pokok,yaitu bagaimana ia bekerja, bagaimana ia mengatasi persoalan, dan bagaimanaia akan menguasai hasil kerjanya.Seseorang yang menguasai pekerjaan akan tahu betul seluk beluk dan liku-likupekerjaannya. Artinya, apa yang dikerjakannya tidak cuma setengah-setengah,tapi ia memang benar-benar mengerti apa yang ia kerjakan. Dengan begitu,maka seorang profesional akan menjadikan dirinya sebagai problem solver(pemecah persoalan), bukannya jadi trouble maker (pencipta masalah) bagipekerjaannya.
  2. Mempunyai loyalitas. Loyalitas bagi seorang profesional memberikan petunjuk bahwa dalammelakukan pekerjaannya, ia bersikap total. Artinya, apapun yang ia kerjakandidasari oleh rasa cinta. Seorang professional memiliki suatu prinsip hidupbahwa apa yang dikerjakannya bukanlah suatu beban, tapi merupakan panggilanhidup. Maka, tak berlebihan bila mereka bekerja sungguh-sungguh.Loyalitas bagi seorang profesional akan memberikan daya dan kekuatan untukberkembang dan selalu mencari hal-hal yang terbaik bagi pekerjaannya. Bagiseorang profesional, loyalitas ini akan menggerakkan dirinya untuk dapatmelakukan apa saja tanpa menunggu perintah. Dengan adanya loyalitas seorangprofessional akan selalu berpikir proaktif, yaitu selalu melakukanusaha-usaha antisipasi agar hal-hal yang fatal tidak terjadi.
  3. Mempunyai integritas. Nilai-nilai kejujuran, kebenaran, dan keadilan harus benar-benar jadi prinsip dasar bagi seorang profesional. Karena dengan integritas yang tingi,seorang profesional akan mampu membentuk kehidupan moral yang baik. Maka,tidaklah berlebihan apabila dikatakan bahwa seorang professional tak cukuphanya cerdas dan pintar, tapi juga sisi mental. Segi mental seorangprofessional ini juga akan sekaligus menentukan kualitas hidupnya. Alangkahlucunya bila seseorang mengaku sebagai profesional, tapi dalam kenyataanyaia seorang koruptor atau manipulator ?Integritas yang dipunyai oleh seorang professional akan membawa kepadapenyadaran diri bahwa dalam melakukan suatu pekerjaan, hati nurani harustetap menjadi dasar dan arah untuk mewujudkan tujuannya. Karena tanpamempunyai integritas yang tinggi, maka seorang professional hanya akanterombang-ambingkan oleh perubahan situasi dan kondisi yang setiap saat bisaterjadi. Di sinilah intregitas seorang professional diuji, yaitu sejauh manaia tetap mempunyai prinsip untuk dapat bertahan dalam situasi yang tidak menentu.
  4. Mampu bekerja keras. Seorang profesional tetaplah manusia biasa yang mempunyai keterbatasan dankelemahan. Maka, dalam mewujudkan tujuan-tujuan yang ingin dicapai, seorangprofessional tidak dapat begitu saja mengandalkan kekuatannya sendiri.Sehebat-hebatnya seorang profesional, pasti tetap membutuhkan kehadiranorang lain untuk mengembangkan hidupnya. Di sinilah seorang professionalharus mampu menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. Dalam hal ini, takbenar bila jalinan kerja sama hanya ditujukan untuk orang-orang tertentu.Seorang profesional tidak akan pernah memilih-milih dengan siapa ia akanbekerja sama.Seorang profesional akan membuka dirinya lebar-lebar untuk mau menerimasiapa saja yang ingin bekerja sama. Maka tak mengherankan bila disebut bahwaseorang profesional siap memberikan dirinya bagi siapa pun tanpa pandangbulu. Untuk dapat mewujudkan hal ini, maka dalam diri seorang profesionalharus ada kemauan menganggap sama setiap orang yang ditemuinya, baik dilingkungan pekerjaan, sosial, maupun lingkungan yang lebih luas.Seorang profesional tidak akan merasa canggung atau turun harga diri bila iaharus bekerja sama dengan orang-orang yang mungkin secara status lebihrendah darinya. Seorang profesional akan bangga bila setiap orang yangmengenalnya, baik langsung maupun tidak langsung, memberikan pengakuan bahwaia memang seorang profesional. Hal ini bisa dicapai apabila ia mampumengembangkan dan meluaskan hubungan kerja sama dengan siapa pun, di manapun, dan kapan pun.
  5. Mempunyai Visi. Seorang profesional harus mempunyai visi atau pandangan yang jelas akan masadepan. Karena dengan adanya visi tersebut, maka ia akan memiliki dasar danlandasan yang kuat untuk mengarahkan pikiran, sikap, dan perilakunya. Denganmempunyai visi yang jelas, maka seorang profesional akan memiliki rasatanggung jawab yang besar, karena apa yang dilakukannya sudah dipikirkanmasak-masak, sehingga ia sudah mempertimbangkan resiko apa yang akanditerimanya.Tanpa adanya visi yang jelas, seorang profesional bagaikan "macan ompong",dimana secara fisik ia kelihatan tegar, tapi sebenarnya ia tidak mempunyaikekuatan apa-apa untuk melakukan sesuatu, karena tidak mempunyai arah dantujuan yang jelas. Dengan adanya visi yang jelas, seorang profesional akandengan mudah memfokuskan terhadap apa yang ia pikirkan, lakukan, dan iakerjakan.Visi yang jelas juga memacunya menghasilkan prestasi yang maksimal,sekaligus ukuran yang jelas mengenai keberhasilan dan kegagalan yang iacapai. Jika gagal, ia tidak akan mencari kambing hitam, tapi secara dewasamengambil alih sebagai tanggung jawab pribadi dan profesinya.
  6. Mempunyai kebanggaan. Seorang profesional harus mempunyai kebanggaan terhadap profesinya. Apapunprofesi atau jabatannya, seorang profesional harus mempunyai penghargaanyang setinggi-tingginya terhadap profesi tersebut. Karena dengan rasa banggatersebut, ia akan mempunyai rasa cinta terhadap profesinya.Dengan rasa cintanya, ia akan mempunyai komitmen yang tinggi terhadap apayang dilakukannya. Komitmen yang didasari oleh munculnya rasa banggaterhadap profesi dan jabatannya akan menggerakkan seorang profesional untukmencari dan hal-hal yang lebih baik, dan senantiasa memberikan kontribusiyang besar terhadap apa yang ia lakukan.
  7. Mempunyai komitmen. Seorang profesional harus memiliki komitmen tinggi untuk tetap menjagaprofesionalismenya. Artinya, seorang profesional tidak akan begitu mudahtergoda oleh bujuk rayu yang akan menghancurkan nilai-nilai profesi. Dengankomitmen yang dimilikinya, seorang akan tetap memegang teguh nilai-nilaiprofesionalisme yang ia yakini kebenarannya.Seseorang tidak akan mengorbankan idealismenya sebagai seorang profesionalhanya disebabkan oleh hasutan harta, pangkat dan jabatan. Bahkan bisa jadi,bagi seorang profesional, lebih baik mengorbankan harta, jabatan, pangkatasalkan nilai-nilai yang ada dalam profesinya tidak hilang.Memang, untuk membentuk komitmen yang tinggi ini dibutuhkan konsistensidalam mempertahankan nilai-nilai profesionalisme. Tanpa adanya konsistensiatau keajekan, seseorang sulit menjadikan dirinya sebagai profesional,karena hanya akan dimainkan oleh perubahan-perubahan yang terjadi.
  8. Mempunyai Motivasi. Dalam situasi dan kondisi apa pun, seorang professional tetap harusbersemangat dalam melakukan apa yang menjadi tanggung jawabnya. Artinya,seburuk apa pun kondisi dan situasinya, ia harus mampu memotivasi dirinyasendiri untuk tetap dapat mewujudkan hasil yang maksimal.Dapat dikatakan bahwa seorang professional harus mampu menjadi motivatorbagi dirinya sendiri. Dengan menjadi motivator bagi dirinya sendiri,seorang professional dapat membangkitkan kelesuan-kelesuan yang disebabkanoleh situasi dan kondisi yang ia hadapi. Ia mengerti, kapan dan di saat-saatseperti apa ia harus memberikan motivasi untuk dirinya sendiri.Dengan memiliki motivasi tersebut, seorang professional akan tangguh danmantap dalam menghadapi segala kesulitan yang dihadapinya. Ia tidak mudahmenyerah kalah dan selalu akan menghadapi setiap persoalan dengan optimis.Motivasi membantu seorang professional mempunyai harapan terhadap setiapwaktu yang ia lalui, sehingga dalam dirinya tidak ada ketakutan dan keraguan untuk melangkahkan kakinya.

Apakah Anda siap menjadi seorang Profesional? Yes, do the best! (resonansi)

10 Karakter Pemenang dan 10 Karakter Pecundang

  1. Ketika pemenang melakukan kesalahan dia berkata "saya salah!"
    Ketika pecundang melakukan kesalahan dia berkata, "ini bukan salah saya!"
  2. Pemenang berkata, "saya sudah baik, tapi saya bisa lebih baik lagi!"
    Pecundang berkata, "saya tidak sejelek orang lain!"
  3. Pemenang mencoba belajar dari setiap orang yang lebih baik dari pada dia.
    Pecundang selalu mencoba menjatuhkan orang lain.
  4. Pemenang berkata, "mari saya kerjakan ini untuk anda!"
    Pecundang berkata, "itu bukan pekerjaan saya!"
  5. Pemenang berkata, "pasti ada cara lebih baik mengerjakannya!"
    Pecundang berkata, "begitulah biasanya dikerjakan disini!"
  6. Pemenang berkata, "ini sulit tapi mungkin!"
    Pecundang berkata, "ini mungkin tapi sangat sulit untuk mengerjakan!"
  7. Pemenang selalu mempunyai rencana-rencana.
    Pecundang selalu mencari alasan.
  8. Pemenang mempunyai komitmen-komitmen.
    Pecundang hanya berjanji-janji saja.
  9. Pemenang selalu menjadi bagian dari jawaban.
    Pecundang selalu menjadi bagian dari masalah.
  10. Pemenang tuntas memecahkan masalah.
    Pecundang selalu tanggung-tanggung & tidak pernah memecahkan masalah.

(resonansi)

Memulai Dari Diri Sendiri

Tatkala aku masih muda serta bebas dan imajinasiku mengembara tanpa batas, aku bercita-cita untuk mengubah dunia. Tatkala aku semakin tua dan bijaksana, aku menyadari bahwa dunia tak akan berubah dan aku memutuskan untuk mengubah negeriku saja.

Namun ini pun tampaknya tak dapat kuubah. Tatkala aku kian jauh mengarungi masa tuaku, dalam suatu upaya yang nekat, aku berniat keras untuk mengubah keluargaku saja, mereka yang memiliki hubungan terdekat denganku.

Namun aku pun tak dapat mengubahnya begitu saja. Dan kini tatkala aku berbaring di ranjang kematianku, aku tiba-tiba menyadari andaikan dulu aku pertama kali bertekad mengubah diriku sendiri saja, melalui teladan barangkali aku berhasil mengubah keluargaku, saudara-saudaraku dan teman-temanku. Dari inspirasi dan dorongan mereka, aku seharusnya mampu memperbaiki negeriku dan siapa tahu aku mungkin bahkan mampu mengubah dunia.

"Memiliki idealisme adalah wajar, tetapi segala sesuatu dimulai dari diri kita sendiri".
(resonansi)

Hidup adalah Pilihan

  • Memilih untuk bahagia atau untuk sengsara.
    Memilih untuk dipulihkan atau untuk menyimpan kepahitan.
    Memilih untuk mengampuni atau untuk mendendam.
  • Hidup adalah masalah pilihan.
    Kebahagiaan semu bisa Anda dapatkan, yang sejati tak jauh dari jangkauan.
    Cinta kasih juga bisa Anda miliki, namun dendam dan amarah juga bisa Anda alami.
    Persahabatan nan indah bukan impian, pengkhianatan dan kepahitan mungkin Anda dapati.
  • Hidup adalah masalah pilihan.
    Mengenai bagaimana Anda menjalani hidup.
    Mengenai bagaimana Anda menghabiskan seluruh waktu.
    Mengenai bagaimana Anda mencapai impian.
    Dan mengenai bagaimana Anda memandang kehidupan.
  • Ada orang yang menganggap kehidupan sebagai angin yang berhembus.
    Banyak yang datang dan yang pergi.
    Tak dapat ditebak, dan tak dapat diselami.
  • Ada pula yang menganggap kehidupan sebagai medan peperangan.
    Di mana ia harus berjuang tanpa henti.
    Tanpa kedamaian di hati.
  • Sementara yang lain menganggap kehidupan sebagai kutuk dari Yang Mahakuasa.
    Hidup tak lagi berarti bagi dirinya.
    Ratap tak pernah jauh dari mulutnya.
    Air mata mengalir siang dan malam, sebab hanyalah duka nestapa yang ada.

    Namun...
  • Orang yang berbahagia menganggap kehidupan sebagai suatu emas yang mulia.
    Harta nan sangat berharga.
    Anugrah Ilahi yang tak tertandingi.
  • Dijalaninya hidup, dengan asa dan impian.
    Berjalan dalam jalan Sang Pencipta.
    Berserah sepenuhnya.
    Melangkah setapak demi setapak.
    Sampai didapatinya mahkota kemuliannya.
  • Hidup adalah masalah pilihan.
    Yang manakah yang Anda pilih?
    Tanyalah pada diri sendiri.

Dan jalanilah hidup Anda..... (resonansi)